Ragam

BPS Inginkan Pemerintah Perbesar Ekspor Dan Perkecil Impor

Badan Pusat Statistik meminta pemerintah untuk mengendalikan impor dan memperbanyak ekspor. Pasalnya selama bulan November lalu defisit neraca perdagangan mencapai USD 2,05 milyar, merupakan yang terbesar sepanjang tahun 2018. Defisit terbesar yang sebelumnya juga ada pada bulan Juli 2018 yang menyentuh angka USD 2,03 milyar. Hal ini terjadi karena laju impor lebih banyak di banding ekspor, ujar Anggoro Dwitjahyono yang menjabat sebagai Dirut Statistik Distribusi BPS.

Apa Solusi BPS Untuk Permasalahan Ekspor Impor Indonesia?

Penyebab bengkaknya defisit adalah impor migas yang terbilang besar sejak awal tahun 2018. BPS mencatat, impor migas mengalami defisit hingga USD 1,46 milyar sejak bulan Januari lalu. Menurut data BPS, pada November laju ekspor sebesar USD 14,38 milyar, turun 6,69 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan juga terjadi pada impor sebesar 4,47 persen atau mencapai USD 16,88 milyar tetapi  masih tumbuh positif 11,68 persen.

Dalam tanggapannya terkait hal tersebut, Suharyanto selaku kepala BPS meminta untuk lebih gencar lagi dalam mengendalikan impor serta berupaya untuk memperbanyak ekspor. Suharyanto juga menambahkan dirinya berharap ke depannya pemerintah bisa lebih berhasil lagi dalam menekan impor menggenjot ekspor agar neraca perdagangan bisa kembali sempurna.

Untuk menekan defisit neraca perdagangan tersebut, kepala BPS berharap pemerintah segera merealisasikan program yang hendak diselenggarakan. Berikut ini akan membahas beberapa manfaat ekspor bagi Indonesia, ditengah-tengah permasalahan ekonomi yang kian berlanjut.

4 Keuntungan Utama Ekspor Bagi Ekonomi Bangsa?

Program yang direncanakan pemerintah mengenai perbanyakan ekspor nampaknya akan menuai dampak positif. Pasalnya ekspor bukan hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga mempunyai respons baik terhadap hubungan Internasional. Ekspor dan impor merupakan kegiatan perdagangan internasional yang sama-sama memiliki manfaat. Namun, ekspor ialah menghasilkan uang sedangkan impor memenuhi kebutuhan kita. Memperbanyak ekspor menjadi jalan keluar yang baik bagi perekonomian Indonesia saat ini, pasalnya tahun ini Indonesia miliki defisit neraca perdagangan yang tinggi. Berikut ini akan dibahas empat keuntungan ekspor bagi masyarakat Indonesia

  • Menambah devisa negara

Kegiatan ekspor tentunya sangat berpengaruh terhadap devisa negara, dengan memperbanyak ekspor maka akan meningkatkan devisa negara. Perdagangan internasional membuka peluang yang besar untuk menjual produk-produk dalam negeri ke berbagai mancanegara. Maka dari itu penghasilan Negara akan semakin bertambah dan menstabilkan ekonomi bangsa.

  • Menjalin kerja sama yang baik dalam hubungan internasional

Selain menguntungkan, kegiatan ekspor juga mempererat hubungan kerja sama dan persaudaraan antar Negara. Dengan semakin banyaknya hubungan kerja sama, akan membuka peluang ekonomi yang semakin berkembang dan baik bagi Indonesia dan Negara yang menjalin kerja sama.

  • Mempromosikan produk Indonesia

Kegiatan ekspor, selain meningkatkan devisa negara, Indonesia juga akan bangga mempromosikan produk dalam negeri ke berbagai negara lain. Karena selama ini, produk khas Indonesia belum banyak dikenal oleh mancanegara, dengan adanya ekspor peluang untuk mempromosikan produk dalam negeri akan semakin meningkat.

  • Meningkatkan lapangan pekerjaan

Keuntungan ekspor yang selanjutnya adalah meningkatkan lapangan pekerjaan yang baru bagi Indonesia, alias mengurangi angka pengangguran. Semakin banyak ekspor, maka akan semakin banyak perusahaan yang membutuhkan ketenagakerjaan. Demi meningkatkan permintaan dari luar negeri, bukankah sangat menguntungkan bagi negara kita dengan adanya program perbanyak ekspor?

Itulah beberapa alasan dan keuntungan ekspor yang di rencanakan oleh pemerintah. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda mengenai kegiatan ekspor dan keuntungannya bagi perekonomian Indonesia. Terima kasih telah membaca.